KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 0812 4902 5398
  • SMS - 0585 5359 5509
  • Whatsapp - 0812 4902 5398
  • tanisejahtera1@gmail.com
Beranda » Bibit Kayu » Pengembangan Budidaya Tanaman Kayu Oleh Faber Castell

Pengembangan Budidaya Tanaman Kayu Oleh Faber Castell

Setiap tahun Faber Castell memproduksi 4800 juta batang pensil. Tidak heran kalau saat ini perusahaan yang berdiri pada tahun 1761 di Jerman ini menjadi raja... Selengkapnya

Pengembangan Budidaya Tanaman Kayu Oleh Faber Castell

Setiap tahun Faber Castell memproduksi 4800 juta batang pensil. Tidak heran kalau saat ini perusahaan yang berdiri pada tahun 1761 di Jerman ini menjadi raja... Selengkapnya

Kode : -
Berat : 0.5 kg
Stok : Ready Stock
Dilihat : 36 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Pengembangan Budidaya Tanaman Kayu Oleh Faber Castell kepada teman atau kerabat Anda.

Tentang Pengembangan Budidaya Tanaman Kayu Oleh Faber Castell

Ditambahkan pada: 8 August 2013 / Kategori:

Setiap tahun Faber Castell memproduksi 4800 juta batang pensil. Tidak heran kalau saat ini perusahaan yang berdiri pada tahun 1761 di Jerman ini menjadi raja dalam industri pensil dunia. Dengan jumlah produksi sedemikian besar, tentu Faber Castell memakai tanaman kayu sebagai bahan baku dalam jumlah yang luar biasa besar.

tanaman kayu

Dalam satu tahun Faber Castell memakai tanaman kayu pinus sebagai bahan baku hingga 3000 M2. Berapa banyak pohon pinus yang harus mereka tebang tiap tahunnya selama ratusan tahun selama perusahaan ini berproduksi.

Baca Juga : Anda Mencari Bibit Pohon Komoditas Kayu? Disini Tempatnya!

Perusahaan Faber Castell ini sejak awal industrinya memang lebih konsentrasi pada pensil. Malah Faber Castell juga yang menemukan sistem penandaan kualitas pensil dengan kode H, HB, B, 2B dan sebagainya pada kisaran tahun 1850an.

Membuat Perkebunan Tanaman Kayu Sendiri

Karena itulah, Faber Castell pada tahun 1984 membuka lahan di kawasan padang rumput dataran tinggi di sekitar Mineas Gerais, Prata sekitar 2000 mill dari hutan lindung Amazon, Brazil. Perkebunan seluas 10 ribu hektar ini untuk budidaya tanaman kayu pinus, bahan baku kayu pensil Faber Castell. Keberadaan perkebunan pinus ini diharapkan akan mampu menjadi suplai kebutuhan bahan baku tanaman kayu bagi seluruh pabrik pensil kayu Faber Castell di seluruh dunia.

Ide ini muncul pada awalnya karena semakin berkembangnya permintaan dunia akan pensil Faber Castell terutama untuk kategori pensil warna. Hal ini membuat kebutuhan bahan baku menjadi meningkat pesat. Sementara untuk mendapatkan kayu pinus yang sesuai standar dalam jumlah demikian besar tidak mudah. Selain itu Faber Castell terus menerus mendapat tudingan berperan dalam pembabatan hutan.

Menyikapi situasi inilah Faber Castell memutuskan membuat perkebunan tanaman kayu bahan baku pensil sendiri. Dengan cara ini tidak akan lagi ada kerepotan dalam mendapatkan supplai bahan baku kayu yang sesuai standar. Selain itu perkebunan ini bisa menjadi bentuk kontribusi Faber Castell dalam konservasi alam.

Sebagai bukti konkret dari upaya konservasi alam oleh Faber Castell, dengan terus melakukan penanaman kembali untuk setiap pohon yang mereka tebang. Saat ini setiap tahun, Faber Castell menanam 2 juta bibit tanaman kayu pinus setiap tahunnya hanya untuk kawasan hutan pinus Prata saja.

Karena pada awal tahun 1990, Faber Castell kembali membuka perkebunan pinus keduanya di kawasan Costa Rica. Untuk kawasan ini Faber Castell hanya memiliki luas lahan sekitar 1/3 dari lahan perkebunan tanaman kayu pinus di Prata.

Pemilihan lahan di kawasan Amerika Selatan memang menjadi prioritas utama Faber Castell. Ini karena kawasan Amerika Selatan termasuk dalam kawasan tropis dimana sangat cocok menjadi habitat yang lebih sehat bagi pertumbuhan tanaman kayu pinus.

Tanaman kayu pinus membutuhkan tingkat curah hujan yang baik, sinar matahari yang panjang dan kelembaban udara yang cukup tinggi. Iklim tropis mampu memberikan ekosistem yang sesuai kebutuhan tersebut. Tanaman ini juga sangat cocok hidup di kawasan dataran tinggi. Itu juga sebabnya Faber Castell memilih kawasan Prata yang tinggi sebagai lokasi perkebunan.

Count Anton Wolfgang von Faber-Castell, pemilik generasi ke 8 dari kerajaan Faber Castell ini mengatakan dalam satu kesempatan, akan terus menjaga komitmen untuk terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan, karena menyadari betul keterlibatan Faber Castell sebagai pemakai komoditas tanaman kayu yang cukup besar di dunia.

Membuka Perkebunan Tanaman Kayu di Indonesia

Pada tahun 1992, Faber Castell melakukan ekspansi kekawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Salah satu langkah besar yang Faber Castell lakukan pada saat itu adalah membuka wadah produksi di beberapa kawasan di Asia Tenggara, seperti pabrik produksi penghapus di Malaysia dan pabrik pensil warna di Indonesia.

Untuk itu pula pada tahun 1992, Faber Castell membuka perkebunan pinus pertamanya di Asia di kawasan Jawa Barat. Metode penanaman kembali setiap pohon yang mereka tebang masih tetap berlanjut pada perkebunan Indonesia. Saat ini Faber Castell menanam kembali bibit pinus hingga 3000 pohon tiap tahunnya.

Sungguh menarik komitmen yang dijalankan Faber Castell. Demikian baiknya hingga mendapat sertifikat The Forest Stewardship Council (FSC) sebagai hutan produksi terstandar dan sertifikat Chain Of Custody (COC) karena penjaminan pelacakan asal kayu dari proses tebang hingga pensil jadi.

Jika indutri pengolahan kayu di Indonesia memiliki komitmen serupa dalam mengelola tanaman kayu yang menjadi bahan baku mereka, maka usaha konservasi alam di Indonesia akan lebih optimal. Selain itu cara ini juga mampu memberi kepastian suplai bagi industri.

Saat ini beberapa perusahaan industri pengolahan kayu di Indonesia sudah mulai melirik sistem yang sama. Biasanya melalui cara kemitraan dengan kelompok tani dan koperasi seperti yang dilakukan oleh pengusaha pengolahan kayu sengon Denny Wijaya di kawasan Jawa Barat.

Hal ini merupakan sebuah komitmen yang patut diacungi jempol dalam mengoptimalkan konservasi tanaman kayu di Indonesia.

Customer review dinonaktifkan: Pengembangan Budidaya Tanaman Kayu Oleh Faber Castell

Maaf, form customer review dinonaktifkan untuk produk ini

Produk Terkait Pengembangan Budidaya Tanaman Kayu Oleh Faber Castell

Pohon Angsana atau Sonokembang (Pterocarpus indicus) adalah sejenis pohon penghasil kayu berkualitas tinggi dari suku...

*harga hubungi cs

bibit angsana
Bibit Angsana
*harga hubungi cs
Ready Stock

Kenalkah Anda dengan tanaman ketapang? Tanaman peneduh ini sebenarnya tidak asing, bahkan sangat mudah Anda...

*harga hubungi cs

bibit ketapang
Menanam Bibit Ketapang Sebagai Bahan Dasar Selai Biji Ketapang
*harga hubungi cs

Kayu mahoni sangat baik untuk dijadikan bahan baku bangunan dan pembuatan aksesoris rumah tangga seperti...

*harga hubungi cs

bibit mahoni
Bibit Mahoni
*harga hubungi cs
Ready Stock

Cemara Laut merupakan tumbuhan hijau abadi yang sepintas lalu dapat disangka sebagai tusam karena rantingnya...

*harga hubungi cs

bibit cemara laut
Bibit Cemara Laut
*harga hubungi cs
Ready Stock

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

Ikan Koi biasanya dipelihara di kolam yang memiliki beragam manfaat untuk hiburan, keindahan, kedamaian, dan...

*harga hubungi cs

jual ikan koi
Ikan Koi
*harga hubungi cs
Ready Stock

Rumput Jepang merupakan salah satu jenis rumput hias yang sering ditanam di halaman rumah untuk...

*harga hubungi cs

rumput jepang
Rumput Jepang
*harga hubungi cs
Ready Stock

Rumput Gajah Mini ( Pennisettum Purpureum cv.Mott ) adalah salah satu jenis rumput gajah yang...

*harga hubungi cs

rumput gajah mini
Rumput Gajah Mini
*harga hubungi cs
Ready Stock

Pohon Kelapa Sawit biasanya dibudidayakan secara komersil, sebagai komoditas ekonomi yang menghasilkan buah kelapa sawit...

*harga hubungi cs

pohon kelapa sawit
Pohon Kelapa Sawit
*harga hubungi cs
Ready Stock

Hits

Kontak